Banda Aceh - PT BPRS Mustaqim Aceh terus menunjukkan kinerja positif dan konsisten dalam memperkuat perannya sebagai lembaga keuangan syariah yang fokus mendukung ekonomi masyarakat Aceh, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sepanjang tahun buku 2025, Bank Mustaqim Aceh berhasil mencatat pertumbuhan kinerja yang sehat, ditandai dengan peningkatan pembiayaan, pertumbuhan aset, serta capaian dividen yang pada tahun 2026 mencapai Rp1,8 miliar. Capaian tersebut menjadi bukti nyata atas pengelolaan perusahaan yang semakin kuat dan berkelanjutan.
Direktur Utama PT BPRS Mustaqim Aceh, Raisul Mukhlis menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari komitmen perseroan dalam menghadirkan layanan perbankan syariah yang dekat dengan masyarakat serta fokus pada sektor produktif.
“Bank Mustaqim Aceh terus berupaya menjadi mitra masyarakat dalam mengembangkan usaha dan memperkuat ekonomi daerah melalui pembiayaan yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Hingga saat ini, sekitar 87 persen total pembiayaan Bank Mustaqim Aceh disalurkan untuk sektor UMKM dan ekonomi rakyat. Fokus tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, termasuk sektor perdagangan, pertanian, peternakan, dan usaha mikro lainnya di berbagai wilayah Aceh.
Di tengah dinamika industri perbankan, Bank Mustaqim Aceh tetap optimistis menjaga tren pertumbuhan positif dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, inovasi layanan, serta penguatan kualitas sumber daya manusia.
Sebagai bank syariah milik daerah, Bank Mustaqim Aceh juga terus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi Aceh melalui dukungan terhadap pelaku usaha lokal dan peningkatan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat.
Capaian kinerja dan pertumbuhan dividen tersebut diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat serta menjadi motivasi bagi Bank Mustaqim Aceh untuk terus tumbuh bersama masyarakat Aceh.